Kamis, 30 Januari 2014
Rabu, 06 November 2013
Minimnya Zakat, Infaq, dan Shadaqah yang Terhimpun oleh BAZNAS Kabupaten Hulu Sungai Utara
AMUNTAI – Sampai saat ini, penghimpunan ZIS oleh BAZNAS Kab.
HSU relatif kecil. Dari catatan BAZNAS Kab. HSU, jumlah Infaq yang terhimpun dari
PNS/TNI/POLRI/BUMN/BUMD berkisar Rp 35 juta per bulan. Adapun besaran infaq
yang ditentukan terdíri dari masing-masing golongan. Misalnya golongan I Rp 2
ribu, golongan II Rp 4 ribu, golongan III Rp 6 ribu dan golongan IV Rp 8 ribu.
Jumlah yang ditetapkan itu berdasarkan Surat Edaran Bupati Nomor :
400/190/Kesra/2010 tanggal 31 Desember 2010, Perihal Himbauan Penyetoran Infaq
dan Shadaqah.
Minimnya dana ZIS yang terhimpun dikarenakan
masih ada instansi yang BELUM PERNAH menyetorkan ZIS. Hal ini disebabkan karena
edaran tersebut bersifat himbauan (tidak wajib). Dengan demikian, instansi yang
belum pernah menyetorkan ZISnya tidak akan terkena sanksi.
Selasa, 22 Oktober 2013
Gambaran Umum Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Hulu Sungai Utara
Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Hulu Sungai Utara
adalah sebuah lembaga atau badan yang mengumpulkan ataupun menghimpun dana
zakat, infaq dan shadaqah dari masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Utara. Untuk
kemudian dana itu dikelola dan disalurkan dalam bentuk bantuan-bantuan bagi warga miskin yang ada di
Kabupaten ini. Perlu diketahui bahwa Kabupaten Hulu Sungai Utara merupakan salah
satu kabupaten di provinsi Kalimantan Selatan. Ibukota kabupaten ini terletak di Amuntai.
Ditinjau secara geografis, Kabupaten Hulu Sungai Utara
terletak pada koordinat antara 2º sampai 3º lintang selatan dan 115º sampai
116º bujur timur. Wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara terletak di daerah dataran
rendah dengan ketinggian berkisar antara 0 m sampai dengan 7 m di atas
permukaan air laut dan dengan kemiringan berkisar antara 0 persen sampai dengan
2 persen. Luas
wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara adalah ± 892,7 km² atau hanya ± 2,38 persen
dibandingkan dengan luas wilayah Provinsi Kalimantan Selatan. Dengan luas
wilayah sebesar 892,7 km² ini, sebagian besar terdiri atas dataran rendah
yang digenangi oleh lahan rawa baik yang tergenang secara monoton maupun yang
tergenang secara periodik. Kurang lebih 570 km² adalah merupakan lahan rawa dan sebagian besar belum
termanfaatkan secara optimal padahal itu
merupakan salah satu potensi yang seharusnya mendapat perhatian dari kita
semua.
Langganan:
Postingan
(
Atom
)
